Gejala Penyakit Jantung Koroner

Ciri-ciri Penyakit Jantung Pembunuh No 1 di Dunia

Christoph Bachner – Sinyal dan ciri-ciri penyakit jantung seharusnya diwaspadai sebab bisa memunculkan resiko yang membahayakan. Gangguan yang dialami oleh organ jantung ini dapat berbagai-tipe. Misalnya, gangguan pada pembuluh darah di jantung, katup jantung, atau malah otot jantung.  

Istilah penyakit jantung sendiri ialah istilah biasa yang diberi kepada semua tipe penyakit yang menyerang jantung. Jenisnya bahkan bisa bermacam-macam seperti jantung koroner, aritmia, gagal jantung, dan lainnya. Untuk info selengkapnya mengenai sakit jantung, silakan simak ulasan berikut ini.

Gejala Penyakit Jantung

Gejala sakit jantung harus diamati sebab seringkali tak disadari, padahal bisa menimbulkan resiko fatal seperti kematian. Gejala yang muncul pada penyakit jantung ini bisa sangat berjenis-jenis tergantung tipe penyakit jantung yang tengah dialami.

Gejala Penyakit Jantung Koroner

Pada penyakit jantung koroner, gejala utama yang sering kali dinikmati oleh penderita merupakan nyeri dada. Selain itu, juga kerap kali disertai dengan sesak napas serta rasa nyeri pada bagian lengan kiri hingga rahang dan punggung.

Gejala Penyakit Jantung Aritmia

Pada variasi penyakit jantung aritmia, gejala yang sering kali timbul antara lain yaitu keluhan detak jantung yang berdegub dan sensasi rasa yang tak nyaman di zona dada. Tak hanya itu, melainkan juga sesak nafas, timbul sensasi melayang, sampai pingsan.

Gejala Penyakit Jantung Bawaan

Untuk penyakit jantung turunan, umumnya sudah kelihatan pada bayi dengan gejala bayi yang tampak sesak dan membiru saat menyusu atau menangis. Kecuali itu, juga situasi sembab di area mata dan tungkai serta berat badan yang cenderung tak bertambah.

Gejala Gagal Jantung

Sementara pada kasus gagal jantung gejalanya bisa berupa sesak napas yang semakin berat dikala berkesibukan dan rasa sesak napas kian parah dikala berbaring. Kecuali itu, situasi tungkai juga membengkak dan perut terlihat membesar.

Gejala Infeksi Jantung

Adapun pada kasus infeksi jantung atau endokarditis, gejala yang dialami oleh penderita dapat berupa demam, denyut jantung yang tidak teratur, sesak napas dan batuk-batuk. Kecuali itu, pada area perut dan tungkai mengalami pembengkakan.

Kecuali gejala berdasarkan ragam penyakit jantung yang dialami, secara biasa gejala dan ciri-ciri penyakit jantung dapat ditandai dengan sebagian situasi seperti berikut ini

  • Rasa yang tidak nyaman di bagian dada.
  • Keluhan mual, mulas, hingga sakit perut.
  • Sensasi nyeri yang menyebar sampai ke komponen lengan.
  • Keluhan pusing atau pingsan.
  • Rasa sakit atau nyeri di tenggorokan sampai rahang.
  • Mudah merasa lelah.
  • Sering mendengkur dan disertai sleep apnea.
  • Berkeringat dingin.
  • Batuk yang tidak sembuh-sembuh.
  • Situasi betis, pergelangan, dan telapak kaki yang sembab.
  • Penyebab Penyakit Jantung

Penyakit jantung dapat disebabkan oleh banyak unsur tergantung dari tipe penyakit yang tengah dialami. Penyakit jantung koroner lazimnya disebabkan pola dan gaya hidup yang tidak sehat.

Seperti mengonsumsi makanan tinggi lemak atau karbohidrat, obesitas, dan jarang mengerjakan kegiatan fisik.

Sementara pada penderita penyakit jantung aritmia, umumnya disebabkan adanya kelainan turunan. Seumpama otot jantung yang mati pengaruh jantung koroner, stres, alkohol atau kafein yang berlebihan, sampai efek samping dari konsumsi obat tertentu.

Untuk ragam penyakit jantung turunan, hakekatnya belum diketahui secara pasti penyebabnya. Tapi, pada sebagian kondisi bayi akan lebih rentan mengalaminya. Terlebih saat ibu mengonsumsi obat tertentu dikala hamil, terinfeksi rubella, atau karena kelainan gen.

Adapun pada kasus gagal jantung, hal itu bisa disebabkan sebab jantung koroner, adanya infeksi atau kelainan pada katup jantung. Walaupun pada infeksi jantung, lebih disebabkan karena virus atau bakteri. Tapi, yang paling kerap karena serangan bakteri Streptococcus beta hemolyticus A.

Kesibukan yang Dilarang Untuk Penderita Penyakit Jantung

Adanya gangguan pada organ jantung membuat penderita jantung mudah merasa lelah dan tak dianjurkan menjalankan aktifitas fisik yang berat. Beragam jenis kegiatan dengan tingkatan yang cukup berat memang tidak dianjurkan dan malahan dilarang bagi penderita penyakit.

Adapun beberapa kegiatan olahraga yang dilarang untuk penderita penyakit jantung ialah:

Sepakbola

Olahraga ini mempunyai durasi permainan yang panjang dengan gerakan yang kencang dan mendadak. Perubahan kecepatan yang terjadi mendadak bisa memicu jantung untuk berdenyut lebih kencang sehingga sungguh-sungguh tak direkomendasikan bagi penderita sakit jantung.

Bola Basket

Macam olahraga bola basket juga dilarang bagi penderita penyakit sebab membutuhkan gerakan yang tangkas. Kecepatan tubuh dalam olahraga basket juga akan meningkatkan resiko yang membahayakan penderita sakit jantung.

Bulu Tangkis

Hampir sama dengan dua macam olahraga sebelumnya, bulu tangkis juga dilarang bagi penderita sakit jantung. Dalam olahraga ini, pemain mesti melakukan gerakan-gerakan yang mendadak dan kencang sehingga memberikan bobot yang berat bagi organ jantung.

Tenis

Olahraga tenis memerlukan gerakan yang cepat dan mendadak sehingga dapat amat melelahkan. Itulah mengapa, tipe olahraga ini tak disarankan bagi penderita penyakit sebab dapat memunculkan resiko yang membahayakan.

Pencegahan Resiko Terkena Penyakit Jantung

Penyakit jantung disebut-sebut sebagai pembunuh nomor 1 di dunia sebab tingkat resiko kematiannya yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi resiko terkena penyakit. Berikut ini merupakan sebagian upaya pencegahan yang bisa dikerjakan:

Tidak mengisap rokok, berhenti mengisap rokok, dan sebisa mungkin menghindari paparan asap rokok.

Rutin memeriksakan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.

Menjalankan latihan lahiriah setidaknya 30 menit tiap-tiap hari, seperti jogging atau bersepeda.

Mengonsumsi makanan yang kaya serat, rendah lemak, dan rendah gula.

Pertolongan Pertama Pada Serangan Jantung

Perlu diketahui bahwa serangan jantung bisa terjadi selama lebih dari 15 menit, melainkan juga bisa tanpa gejala yang begitu kentara. Banyak diantara penderita sakit jantung yang mengalami serangan jantung dengan petunjuk-tanda beberapa pekan, hari, dan malah beberapa jam sebelumnya.

Seketika, bagaimana pertolongan pertama yang semestinya dijalankan saat penderita sakit jantung mengalami serangan jantung? Anda bisa melaksanakan beberapa upaya seperti berikut:

  • Sekiranya mengalami gejala seperti sesak napas atau gejala lainnya yang menonjolkan pertanda-pedoman serangan jantung karenanya sebaiknya meminta pertolongan untuk seketika mendampingi ke rumah sakit terdekat.
  • Anda bisa menolong penderita sakit jantung untuk duduk dan rehat. Selain itu, usahakan supaya penderita sakit jantung tetap merasa tenang dan nyaman.

Upaya berikutnya yakni melonggarkan semua baju yang dikenakan supaya tidak terasa kian sesak.

Sebaiknya, tanyakan kepada penderita obat apa yang awam dikonsumsi untuk mengatasi keluhan nyeri dada yang dialami dan bantulah untuk meminumkannya.

Kalau keluhan sakit tidak kunjung reda setelah 3 menit berlalu, karenanya dapat segera membawanya ke rumah sakit.

Bagi penderita sakit jantung yang tidak sadarkan diri, karenanya dapat dijalankan upaya CPR adalah teknik kompresi dada dan nafas buatan. Tapi sebelum melaksanakannya, pastikan Anda sudah terlatih melaksanakan teknik pertolongan ini dengan tepat dan benar.

Bila memang belum pernah mengerjakan teknik PCR, maka sebaiknya menunggu petugas medis yang datang. Hal paling penting ialah dampingi penderita saat serangan jantung dan besarkan hatinya supaya konsisten hening sembari menunggu pertolongan medis datang.

Gejala yang timbul pada penderita sakit jantung harus senantiasa diwaspadai supaya terhindar dari resiko fatal. Anda dapat melakukan beberapa upaya dan cara mengurangi resiko terkena penyakit, seperti mengaplikasikan pola hidup sehat, olahraga, dan rutin memeriksakan kesehatan.